1957 AS dan Uni Soviet Meluncurkan ICBM - Sejarah

1957 AS dan Uni Soviet Meluncurkan ICBM - Sejarah

Khrushchev dengan Eisenhower

Pada akhir 1957, Amerika Serikat dan Uni Soviet meluncurkan Rudal Balistik Antarbenua. Ini akan menjadi dua tahun lagi sampai rudal akan beroperasi.


Baik Amerika Serikat maupun Uni Soviet memanfaatkan teknologi yang dikembangkan Jerman untuk membuat program roket V-1 dan V-2 mereka. Soviet yang awalnya mengerjakan varian jarak pendek dari desain Jerman, pada tahun 1953 memusatkan upaya mereka pada R-7. R-7 diluncurkan untuk pertama kalinya pada 15 Mei 1957, tetapi jatuh di tengah penerbangan. Penerbangan sukses pertama terjadi pada 21 Agustus 1957 ketika terbang 3.700 mil untuk menjadi Rudal Balistik Antarbenua pertama di dunia. R-7 mulai beroperasi pada 9 Februari 1959. R-7 digunakan oleh Soviet untuk menerbangkan Sputnick pertama mereka ke Luar Angkasa.

AS awalnya kurang tertarik pada rudal mengingat keunggulannya yang luar biasa dalam pengebom berawak, tetapi itu berubah pada tahun 1953 ketika Soviet meledakkan bom H pertama mereka. Pada tahun 1954 program Atlas Angkatan Udara diberikan prioritas nasional. Atlas pertama diluncurkan pada 11 Juni 1957, tetapi meledak 24 detik dalam penerbangan. Pada 28 November 1958, peluncuran pertama yang berhasil dilakukan. Atlas D dianggap beroperasi pada 1 September 1959.


Tonton videonya: Sejarah Uni Soviet Akibat Revolusi Bolshevik Hingga Pembubaran Tahun 1991