Candi Hindu Sukuh akan dipugar

Candi Hindu Sukuh akan dipugar

Salah satu tugas yang harus dimiliki semua negara adalah menggunakan sebagian dari anggaran tahunan mereka untuk melestarikan sejarah mereka dalam semua aspek, meskipun terkadang hal ini tidak mungkin dilakukan di banyak negara karena biaya yang tinggi, tetapi di negara lain, dengan banyak upaya. , dan sadar akan pentingnya menjaga keamanan warisan sejarah dan arsitektural dari orang-orang kuno, mereka berusaha keras untuk mencapainya.

Salah satu contoh terbaru datang dari Asia, di mana Badan Konservasi Pusaka Jawa Tengah telah merencanakan memulihkan candi hindu sukuh karena tanah longsor yang berbeda telah membahayakan semua integritas strukturalnya.

Candi Sukuh ini terletak di Ngargoyoso (Indonesia), di lereng Gunung Lawu, sekitar 1.185 meter di atas permukaan laut. Dibangun pada abad ke-15 di senja masa pemerintahan Majapahit dan ditemukan kembali pada abad ke-19 oleh seorang penjelajah Inggris bernama Thomas undian.

Meskipun pekerjaan perbaikan harus dilakukan, beberapa area akan tetap terbuka bagi wisatawan untuk mengunjungi sudut penting ini, meski untuk melihat kompleksnya secara keseluruhan kita harus menunggu sampai tahun depan 2016, pada saat yang tepat Anda bisa melihat struktur utamanya yang berbentuk limas.

Saat ini jumlah maksimum wisatawan yang dapat mengakses situs tersebut telah dibatasiTerutama pada bangunan utamanya karena cukup rapuh karena diukir di bebatuan yang belum sempurna dan disatukan oleh tanah liat, sesuatu yang tidak terlihat di candi lain seperti Candi Prambanan atau Borobudur, di mana batu tersebut merupakan protagonis utamanya.

Menurut laporan, sebelum pekerjaan restorasi dimulai, beberapa tim, termasuk sekelompok arkeolog, akan melakukan kerja lapangan dan melakukan studi berbeda untuk mempelajari cara terbaik untuk melestarikan tempat ini, sesuatu yang mungkin bisa memperpanjang proses restorasi selanjutnya.

Harga tahap pertama dari proses restorasi tidak akan terlalu mahal, bertentangan dengan apa yang terjadi di banyak penjuru dunia lainnya, dan harganya kira-kira sekitar $ 80.000. Proyek ini diperlukan karena setiap tahun yang berlalu, candi bergerak sedikit demi sedikit, sehingga perlu memperlambat perkembangannya.

Setelah mempelajari Sejarah di Universitas dan setelah banyak tes sebelumnya, lahirlah Red Historia, sebuah proyek yang muncul sebagai sarana penyebaran di mana Anda dapat menemukan berita paling penting tentang arkeologi, sejarah dan humaniora, serta artikel yang menarik, keingintahuan, dan banyak lagi. Singkatnya, titik pertemuan untuk semua orang di mana mereka dapat berbagi informasi dan terus belajar.


Video: Teryata!! Dibagian Paling Bawah CANDI BOROBUDUR Ada Yang DI SEMBUNYIKAN.