Injil Koptik yang dapat dikaitkan dengan Maria

Injil Koptik yang dapat dikaitkan dengan Maria

Baru-baru ini ditemukan sebuah Injil Koptik kuno yang dapat dikaitkan dengan Maria, sebuah buku kecil yang asalnya berasal dari Abad ke-6. Semua teks ditulis dalam bahasa Koptik dan memiliki nubuat berbeda yang dapat digunakan untuk memberikan dukungan dan keamanan kepada semua orang yang mencari bantuan untuk masalah mereka.

Menurut para peneliti, mereka ingin menjelaskan bahwa ini bukanlah Injil dalam arti yang kita semua tahu, karena Injil tidak mengajarkan apa pun tentang Kristus. Meskipun buku ini sudah dalam tahap kajian sejak 1984, namun tidak diketahui asal-usulnya, meski sudah dikatakan demikian bisa jadi milik pedagang barang antik dan barang antik Koptik yang terkenal.

Guru Anne Marie Luijendikj, dari Universitas Princetown, ditugaskan untuk mempelajari teks ini secara mendalam. Setelah melakukannya, dia menyatakan bahwa dia telah berhasil menguraikan baris pertamanya, yang mengacu pada sebuah Injil yang dia harap dapat dibaca tentang Yesus dan hidupnya.

Buku kecil ini memiliki sekitar 160 halaman yang memiliki 37 bagian kecil yang ditulis pada dua lembar perkamen, saling berhadapan. Ia memiliki ukuran kira-kira seukuran telapak tangan wanita dan tujuannya adalah untuk memberikan jawaban kepada mereka yang berusaha dijawab dalam situasi sulit dan tidak tahu apa yang harus dilakukan atau keputusan apa yang harus diambil.

Beberapa frasa yang bisa dibaca di dalam buku ini antara lain:

Berhentilah menjadi berpikiran dua atau manusiawi, karena apa yang Anda cari akan terjadi, atau tidak. Berani dan jangan berpikiran dua, karena ini Anda akan menerima kegembiraan dan kebahagiaan ».

“Anda tahu bahwa Anda telah melakukan semua yang Anda mampu. Meskipun demikian, Anda belum mendapatkan apa-apa, tetapi dengan kesabaran, melalui Tuhan Abraham, Ishak dan Yakub, Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan ».

Menurut penelitian yang dilakukan, buku ini bersifat Kristen dan didasarkan pada Mazmur, Amsal, Matius, Yohanes, Lukas dan Ayub, meskipun telah dicatat bahwa itu tidak mengandung ajaran Kristen tradisional dan hampir tidak ada yang menyebutkan tentang kerajaan Allah atau Surga, mukjizat yang tertinggi, kehidupan kekal atau gereja.

Setelah mempelajari Sejarah di Universitas dan setelah banyak tes sebelumnya, lahirlah Red Historia, sebuah proyek yang muncul sebagai sarana penyebaran di mana Anda dapat menemukan berita paling penting tentang arkeologi, sejarah dan humaniora, serta artikel yang menarik, keingintahuan, dan banyak lagi. Singkatnya, titik pertemuan untuk semua orang di mana mereka dapat berbagi informasi dan terus belajar.


Video: SOK HEBAT USTAD MANACHEM ALI TERDIAM MENDENGAR PENJELASAN PDT. BAMBANG NURSENA